Penentuan Kadar Ca menggunakan indikator EBT metode Metode Kompleksometri
Sejumlah tertentu larutan sampel garam Ca2+ dititrasi oleh larutan EDTA standar pada pH 10 dan mengandung ion Mg2+ dengan menggunakan indikator EBT hingga terjadi perubahan warna dari merah anggur menjadi biru jelas. Pada saat TE mol EDTA = mol Ca2+ , sehingga kadar Ca2+ dapat dihitung.

Prinsip Percobaan
Sejumlah tertentu larutan sampel garam Ca2+ dititrasi oleh larutan EDTA standar pada pH 10 dan mengandung ion Mg2+ dengan menggunakan indikator EBT hingga terjadi perubahan warna dari merah anggur menjadi biru jelas. Pada saat TE mol EDTA = mol Ca2+ , sehingga kadar Ca2+ dapat dihitung.
Prosedur kerja
•Timbang ± 0,2 gram sampel garam kalsium pada gelas kimia
•Tambahkan 30 ml air dan sedikit demi sedikit 5 ml larutan HCl 5N atau HCl 1:1
•Didihkan 3 menit, dinginkan
•bilasi ke dalam labu ukur 250 ml, encerkan dan tandabataskan
•Pipet 25,00 mL, masukkan ke dalam Erlenmeyer 250 mL.
•Tambahkan 1 tetes phenolphtalein dan netralkan dengan NaOH 1N (misal a ml).
•Pipet 25,00 mL, tambahkan a ml NaOH 1N, 2 mL buffer pH 10yang mengandung Mg-EDTA, dan 50-100 mg EBT 1% dalam NaCl.
•Titrasi dengan larutan EDTA standar (+ 0,01 M) sampai terjadi perubahan warna dari merah anggur menjadi biru jelas
•Lakukan titrasi hingga didapat volum peniter konstan
Hitung kadar Ca2+ dalam sampel
Persamaan Reaksi yang terjadi

Perhitungan

Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.